DilahFadilah

Nur Fadilah

Kamis, 07 Januari 2016

Skripsi Hati hahaa



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Hubungan yang telah selesai namun masalah hati nya yang belum selesai membuat masalah yang tak kunjung usai. Bukan masalah yang besar menurut aku dan kamu karena memang kita masih mempunyai rasa yang sama. Namun menjadi masalah yang sangat besar jika mereka tahu, yang tidak lain adalah pasangan mu sebenarnya dan pasangan ku sebenarnya.
Hubungan yang masih berlanjut dan entah kapan harus selesai, Masih terus berkomunikasi, bertemu dan tentunya sama-sama mengeja luka. Luka yang tak kunjung sembuh. Karena memang selalu kita membuat luka-luka yang baru.
Hubungan yang tak wajar, jika diketahui banyak orang. Status aku dan kamu adalah lebih dari teman, sahabat tapi bukan sepasang kekasih. Dari latar belakang tersebut aku sebagai penulis berasumsi bahwa kita tak akan pernah bersatu dalam sebuah ikatan, sampai kapan pun kita hanya akan terikat oleh perasaan.

B.     Identifikasi Masalah
Sesuai dengan latar belakang masalah yang telah di uraikan sebelum nya, beberapa masalah dalam penelitian di identifikasikan sebagai berikut:
1.      Apakah hubungan yang tidak wajar ini akan tetap berlanjut?
2.      Bagaimana perasaan masing-masing pasangan jika tahu hal yang sebenarnya?
3.      Apakah ada kenyamanan dalam hubungan ini?
4.      Sampai kapan hubungan ini tetap terjalin?

C.    Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah dapat diungkapkan bahwa topik penelitian ini mempunyai permasalahan yang luas, sehingga perlu adanya pembatasan masalah agar permasalahan yang diteliti terfokus. Permasalahan yang akan diungkapkan dalam penelitian ini dibatasi pada apakah ada kenyamanan pada hubungan ini dan sampai kapan hubungan ini tetap terjalin.

D.    Rumusan Masalah
Sesuai dengan batasan masalah di atas, maka masalah penelitian ini di rumuskan sampai kapan hubungan ini tetap terjalin?


E.     Tujuan Penelitian
Penelitian memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana hati pada pasangan yang mempunyai status tidak jelas ini.

F.      Kegunaan Penelitian
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan akan memberikan manfaat yang cukup besar  dalam dunia percintaan, diantaranya:
1.      Menjaga hati sendiri dan menjaga hati pasangan, supaya gak kejadian seperti pasangan ini
2.      Sebagai acuan untuk kisah percintaan yang terlarang wkwk

G.    Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dalam skripsi ini terdiri dari lima bab setiap bab dirinci ke dalam bentuk sub-sub bab pembahasan sebagai berikut:
            BAB I Pendahulan. Bab ini menguraikan tentang latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian dan sistematika penulisan.
            BAB II Landasan teori. Bab ini menguraikan  landasan teori tentang hati pasangan aneh ini.
BAB III Metodologi Penelitian. Di bab ini bingung seperti apa metodeloginya.
BAB  IV Pembahasan.
BAB V Kesimpulan dan saran.


















BAB II
LANDASAN TEORI

A.    Untuk Mu Yang Sulit Ku Prediksi
Kita pernah sepakat untuk sama-sama tidak mengingat, untuk tidak saling mengganggu dan sepakat untuk sama-sama melupakan. Tapi untuk yang sekian kalinya kamu mengingkarinya, begitupun dengan aku, tetap saja mengingkarinya.
Berkali-kali kamu menghilang, dan berkali-kali kamu datang untuk melepas rindu. Aku pun menyambut mu dengan rindu. Lalu bagaimana? Tak sadarkah kamu kalau sampai saat ini kita masih bermain dengan luka? Luka yang terus ada karena kita yang membuatnya.

B.     Kita Hanya Terikat Oleh Perasaan
Kita pernah seperti cinta dan benci, yang tak pernah bisa lepas satu sama lain. Kita pernah seakrab kelopak dan air mata, tidak peduli sedang sedih maupun bahagia. Hari-hari pernah selalu dipenuhi oleh kau dan aku  dan sama sekali tak merasa jemu.
Terbiasa akan hadirmu ternyata tak begitu baik untuk hari depanku. Membuatku selalu ingin berada di masa lalu, sebenarnya hati ini lelah ketika ingin menjauh dan melupakan rasa itu tapi hati ini begitu saja terjatuh padamu. Ada yang berbeda, ketika mata kita saling bertemu di titik yang sama. Ada yang bergetar tanpa mengenal irama, kala sesungging senyum melebar, meski entah dipersembahkan untuk siapa. Pintu yang sudah tertutup entah siapa yang mengetuk, namun aku hanya berkeinginan untuk mempersilakanmu masuk. Mungkin aku terlalu mudah untuk mengatakan “iya”
Rasa ini tetap ada namun tak ku pungkiri ada yang berbeda, mungkin karena sudah adanya kehadiran nya. Sadar akan kehadiran nya tapi hati ini tetap berkeinginan merasakan hal itu, entahlah.
Pada kenyataan nya memang seperti ini. Aku yang ahli berpura-pura dan kita yang sama-sama menanam luka. Kita sadar akan hal ini, hal yang akan membuatnya terluka tapi apa mau dikata hati ini terus menentang apa yang telah ada hanya untuk keegoisan kita. Kita pun sadar, saat ini dan mungkin untuk seterusnya kita hanya terikah oleh perasaan.











BAB III
Metodelogi Penelitian
Bingung deh mau berkata-kata apa…


BAB IV
PEMBAHASAN

Gak ada yang perlu dibahas lagi, karena kita sama-sama tahu bagaimana hati kita. Dan kita sama-sama tahu sampai kapan pun kita tidak akan pernah terikat dalam suatu hubungan. Kita hanya terikat oleh perasaan. J


BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan nya kita masih sama-sama memiliki perasaan dan kita sama-sama memutuskan untuk tetap menjalin hubungan ini, entah sampai kapan

Saran nya yaaaaa kita sama-sama gak tahu hahaha

Minggu, 20 Desember 2015

Dia bukan pilihan, Dia Histori

Sebab aku rapuh bila sendiri, tangan ku berdampingan mata ku berdampingan telinga ku berdampingan dan kaki ku pun berdampingan. Aku tidak bisa berjalan dengan satu kaki. Jika memang bisa, itu karena dirimu. Selalu menopang dan membantu ku.
Percayalah, hidup ini singkat. Sesingkat diri mu yang hadir di hidupku.Dalam sekejap aku membuka mata kau telah hilang. Bagai hembusan asap. Jika diri mu asap, aku takan pernah berhenti untuk menghirup mu. kau racun, racun untuk tubuhku. sempatkan lah kau bersandar, sempatkan lah kau singgah di hati ini. kau mematikan tapi aku suka, aku membutuhkan mu bagai pecandu yang kehabisan narkoba.
Sebab aku sadar, sesingkat dirimu sesingkat hidupku. Kau bagaikan buku yang sudah selesai kubaca dan aku buang bahkan aku bakar. Begitu menyeramkannya dirimu hingga aku bakar, aku tahu kenangan mempunyai cara sendiri untuk hilang tapi aku pun punya cara tersendiri untuk menghilangkan mu dari otak ku. jangan jadikan masa lalu penghambat masa depan mu, walaupun kau candu bagi hidupku aku tidak mau terus bergantung pada mu. biarkan aku bernafas, menghela nafas sepanjang-panjangnya menghirup udara segar dan bebas dan biarkan aku memilih yang lain. karena kau hanya history dalam hidupku..
#sastrapedia

Selasa, 27 Oktober 2015

Kita hanya terikat oleh perasaan


Kita pernah seperti cinta dan benci, yang tak pernah bisa lepas satu sama lain. Kita pernah seakrab kelopak dan air mata, tidak peduli sedang sedih maupun bahagia. Hari-hari pernah selalu dipenuhi oleh kau dan aku  dan sama sekali tak merasa jemu.
Terbiasa akan hadirmu ternyata tak begitu baik untuk hari depanku. Membuatku selalu ingin berada di masa lalu, sebenarnya hati ini lelah ketika ingin menjauh dan melupakan rasa itu tapi hati ini begitu saja terjatuh padamu.
Ada yang berbeda, ketika mata kita saling bertemu di titik yang sama. Ada yang bergetar tanpa mengenal irama, kala sesungging senyum melebar, meski entah dipersembahkan untuk siapa. Pintu yang sudah tertutup entah siapa yang mengetuk, namun aku hanya berkeinginan untuk mempersilakanmu masuk. Mungkin aku terlalu mudah untuk mengatakan “iya”
Rasa ini tetap ada namun tak ku pungkiri ada yang berbeda, mungkin karena sudah adanya kehadiran nya. Sadar akan kehadiran nya tapi hati ini tetap berkeinginan merasakan hal itu, entahlah.
Pada kenyataan nya memang seperti ini. Aku yang ahli berpura-pura dan kita yang sama-sama menanam luka. Kita sadar akan hal ini, hal yang akan membuatnya terluka tapi apa mau dikata hati ini terus menentang apa yang telah ada hanya untuk keegoisan kita. Kita pun sadar, saat ini dan mungkin untuk seterusnya kita hanya terikah oleh perasaan.

Senin, 06 April 2015

Untuk mu yang sulit ku prediksi



Kita pernah sepakat untuk sama-sama tidak mengingat, untuk tidak saling mengganggu dan sepakat untuk sama-sama melupakan. Tapi untuk yang sekian kalinya kamu mengingkarinya, begitupun dengan aku, tetap saja mengingkarinya.
 Berkali-kali kamu menghilang, dan berkali-kali kamu datang untuk melepas rindu. Aku pun menyambut mu dengan rindu.
Lalu bagaimana? Tak sadarkah kamu kalau sampai saat ini kita masih bermain dengan luka? Luka yang terus ada karena kita yang membuatnya.


Selasa, 17 Maret 2015

Jangan menyulitkan apa yang tidak sulit



Terkadang bukan hidup yang sulit tapi kita yang menyulitkan hidup. Jadilah pribadi yang apa adanya, hingga kita tidak perlu lelah bersandiwara. Sehingga kita tak lagi menyulitkan apa yang sebenarnya tidak sulit. H.I.D.U.P = Harapan - Impian - Dengan - Usaha – Perjuangan.  Hidup adalah harapan dan impian yang diiringi dengan usaha dan perjuangan. Kita bisa belajar banyak tentang hidup, bukan saat keadaan nyaman. Tapi pada saat menghadapi keadaan penuh tekanan.
            Jangan mengeluhkan masalah yang datang dalam hidup. Keluhan hanya akan menambah beban, dengan tindakan kita pasti akan mampu mengubahnya menjadi kekuatan. Terkadang kita harus merasakan kesedihan untuk dapat mensyukuri bahagia. Saat hujan datang, jangan mencelanya, kita bisa pakai payung dan melaluinya. Saat masalah datang, jangan meratapinya tapi cari solusinya. Bukan sok paling benar atau sok bijak, sebenarnya juga saya masih suka menyulitkan yang  sebenarnya tidak sulit. Dan sekarang berpikirlah bahwa hidup itu tidak sulit kalau diri kita yang menyulitkan.
            Untuk orang yang selalu terbayang-bayang akan kesalahan nya. Hidup itu mudah, buat satu keputusan dan jangan pernah menyesalinya. Keputusan yang benar-benar tulus dan ikhlas untuk dijalani, dan jangan pernah lagi menyesali apa yang sudah di perbuat InsyaAllah hidup akan terasa lebih mudah. Jalani dengan santai, lebih baik berpikiran positif dari pada harus selalu menyesali apa yang sudah terjadi.  
            Ketika sedang mengalami kesulitan tak usah takut, karena sudah jelas-jelas Allah berfirman dalam Surat Al-Insyirah ayat 5-6  “Fainnamaal usri yusro. Innamaal usri yusro : Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Dan sesudah kesulitan itu ada kemudahan” Yakin lah bersama kesulitan selalu disisipkan kemudahan.  Setiap masalah selalu ada jalan keluar. Yang terpenting adalah cara pandang dan sikap kita masing-masing dalam menghadapinya.
            Kita bisa belajar banyak tentang hidup, bukan saat keadaan nyaman. Tapi pada saat menghadapi keadaan penuh tekanan. Kata-kata tidak akan ada artinya jika apa yang dilakukan tidaklah sesuai.  Lebih baik menjaga apa yang ada ditangan kita, daripada mengejar apa yang ada ditangan orang lain. Mustahil ada kemajuan tanpa perubahan. Orang yang tidak dapat mengubah cara berpikirnya tidak akan bisa mengubah apa-apa.  Perubahan itu sangat di perlukan untuk menuju hidup yang baik 
Tuhan, jadikan aku cukup berani saat hadapi masalah, jadikan aku cukup bijak saat ku harus memilih jalan keluar, jadikan kesedihan yg kualami sebagai cara Mu memperkuatku, jadikan kebahagiaan yg kualami sebagai caramu menyadarkanku. Jika niat yang ada di dalam hati jernih, maka tindakan yang tampak di luar pun pasti menjadi Indah. InsyaAllah